Sekarang beli apartemen bisa menggunakan Bitcoin

beli apartemen pakai bitcoin

 

Lazimnya, transaksi pembelian properti dilakukan secara tunai dengan uang fisik atau dengan fasilitas pinjaman seperti kredit pemilikan rumah. Tapi yang dilakukan The Knox Group of Companies ini juga mengakomodir pembelian properti dengan cara yang lain. Yakni menggunakan uang virtual.

 

The Knox Group, sebuah perusahaan private equity, pengelolaan properti dan kekayaan yang bermarkas di  Douglas, Isle of Man ini akan merilis proyek properti residensial dan komersial di Dubai, Uni Emirat Arab senilai £ 250 juta atau setara US$ 325 juta. Para investor properti bisa membeli tempat tinggal itu  menggunakan mata uang digital, bitcoin.

 

Seperti dilansir Reuters, proyek bernama Aston Plaza and Residences itu berdiri dilahan seluas 2,4 juta kaki persegi atau 22,3 hektare. Proyek properti tersebut terdiri dari dua menara untuk hunian apartemen serta pusat perbelanjaan. Seluruh proyek ini diperkirakan selesai pada akhir 2019. Proyek milik The Knox Group ini akan menjadi pengembangan real esatate pertama di dunia yang menerima mata uang digital dalam transaksi pembelian properti.

 

Sebagai gambaran harganya, untuk apartemen tipe studio, dibanderol mulai 33 bitcon. Lalu, apartemen satu kamar tidur harganya  54 bitcoin atau sekitar US$ 250.000 per unit. Sedangkan, apartemen dengan dua kamar tidur dapat dibeli seharga 80 bitcoin atau US$ 380.000 per unit.

 

Total akan ada 1.133 unit apartemen yang dibangun. Sebanyak 480 unit diantaranya telah terjual dalam mata uang tradisional dan sisanya akan dialokasikan untuk pemegang bitcoin.

 

Untuk mempermudah transaksi, platform pembayaran Bitcoin BitPay akan memproses transaksi bitcoin. Perusahaan ini telah menyediakan alat pembayaran bitcoin untuk perusahaan besar seperti Microsoft dan perusahan penerbangan luar angkasa milik pengusaha Richard Branson, Virgin Galactic.

 

Pemakaian bitcoin dalam transaksi properi ini akan semakin mendorong penggunaan bitcoin dalam transaksi pembayaran.

 

Jumat pekan lalu, harga bitcoin mencapai rekor tertinggi yakni sebesar US$ 4.870. Harga bitcoin tersebut sudah melonjak lebih dari 400% sepanjang tahun ini. “Ini kesempatan besar bagi komunitas mata uang kripto untuk melepaskan beberapa keuntungan yang signifikan, dan mengalihkan ke aset inti yang saya bangun,” kata Chairman The Knox Grou Doug Barrowman dalam wawancaranya dengan Reuters, Selasa (5/9).

 

Barrowman mengatakan popularitas penawaran perdana koin digital (ICOs) saat ini, yang merupakan metode penggalangan dana berbasis teknologi token, menunjukkan bahwa ada permintaan yang besar dari investor uang kripto  untuk mendiversifikasi aset mereka.

 

Barrowman, yang berasal dari Skotlandia, mendirikan Knox pada tahun 2008. Kini perusahaan tersebut  mengelola aset senilai £1,5 miliar.

 

Di proyek Dubai, Barrowman berkolaborasi dengan Baroness Michelle Mone, anggota House of Lords dan juga pendiri perusahaan pakaian dalam, Ultimo. Mone mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa perusahaan desain interiornya kelak yang akan mendisain interior apartemen Aston Plaza and Residences.

10+ Aplikasi Sosial Media yang Paling Boros RAM Handphone

Banner Sosial Media Boros RAM

Ada beragam aplikasi sosial media dan instant messenger untuk smartphone, bahkan terus bertambah seiring waktu. Kamu tentu pernah menginstal berbagai macam layanan tersebut, mulai dari sekedar coba-coba hingga pada akhirnya benar-benar menggunakannya.

Untuk diketahui, semakin banyak menginstal aplikasi sosial media akan mempengaruhi kinerja dan daya tahan baterai smartphone. Pasalnya aplikasi tersebut akan selalu aktif berjalan di latar belakang, dan memakan RAM yang tidak sedikit.

 

Inilah 10+ Aplikasi Sosial Media dan Instant Messenger Paling Boros RAM

Karena itu kamu harus bijak. Untuk memilih beberapa yang paling sesuai dengan selera dan kebutuhan, sisanya uninstall saja. Berikut Kami kasih daftar aplikasi sosial media atau chatting dari yang paling boros RAM hingga yang paling hemat.

1. Facebook dan Facebook Messenger

 photo Facebook dan Facebook Messenger_zpseguoml0z.jpeg

Facebook memang masih menjadi layanan sosial media paling terpopuler. Sayangnya aplikasi Facebook untuk Android tergolong rakus RAM. Ketika JalanTikus cek penggunaan memorinya, ternyata Facebook memakan RAM sebesar 239 MB. Sementara, Facebook Messenger mengambil 110 MB. Jika kamu install keduanya totalnya sekitar 349 MB.

Memang Facebook berupaya untuk memberikan pengalam yang terbaik, update baru untuk Messenger membuat aplikasi berjalan lebih cepat, antarmuka lebih bersih, dan semakin mudah dan nyaman digunakan. Tak masalah jika kamu memang masih sangat aktif menggunakan Facebook, tapi untuk yang sudah tidak terlalu aktif kamu bisa menggunakan Facebook Lite. Sangat ringan hanya memakan ruang sekitar 5 MB, dan kamu tetap dapat terhubung.

2. BBM (BlackBerry Messenger)

 photo BBM_zpsgxfzivel.jpeg

Sebelumnya layanan pesan BlackBerry sangat eksklusif untuk platform mereka, hingga akhirnya tahun lalu BBM singgah ke platform Android dan iOS. Aplikasi ini memang sangat digemari oleh pengguna smartphone, hampir setiap orang menggunakannya. Meskipun BBM memakan memori cukup besar 176 MB, tidak masalah sih jika memang kamu aktif menggunakan aplikasi ini.

3. LINE

 photo Line_zpsklfis46b.jpeg

LINE memang semakin populer, karena didukung banyak sekali fitur baru. LINE sudah bisa melakukan panggilan video, dan membuat chatting semakin seru dengan pilihan stiker yang sangat banyak. LINE rajanya stiker deh, aplikasi ini memakan memori 129 MB.

4. WeChat

 photo Wechat_zpsfn48hqal.jpeg

Jejaring sosial seperti Facebook dan Path sejatinya melarang kita untuk menambahkan kontak jika tidak mengenal secara pribadi. WeChat kebalikannya, kamu bisa mencari kenalan baru di sekitar lokasi tempat tinggal. Lalu ajaklah bertemu langsung, pas banget buat mencari teman kencan. Asyik sih tapi WeChat cukup mengambil banyak memori, sebesar 124 MB.

5. Skype

 photo Skype_zpszdojwdxw.jpeg

Skype adalah pelopor fitur video call, meskipun banyak aplikasi sosial media yang juga sudah mendukung panggilan video. Tapi Skype tetap salah satu yang terbaik. Karena sekarang milik Microsoft, kamu bisa langsung masuk menggunakan email Outlook. Aplikasi ini memakan memori 112 MB.

10 Keunggulan Telegram dibandingkan WhatsApp

Aplikasi chatting bernama Telegram yang punya karakteristik mirip banget dengan WhatsApp

kelebihan-telegram-dibanding-whatsapp

Saat ini, ada beragam aplikasi di smartphone yang membantu proses komunikasi seseorang. Aplikasi instan messenger alias aplikasi chatting kini telah menggusur fasilitas Short Message Service (SMS). WhatsApp dan Facebook Messenger menjadi contoh aplikasi chatting yang kerap digunakan.

Tapi selain WhatsApp, ada juga aplikasi chatting bernama Telegram yang punya karakteristik mirip banget dengan WhatsApp. Meski hampir mirip, ternyata tak bayak yang tahu tentang keunggulan Telegram dibandingkan WhatsApp. Berikut 10 keunggulan Telegram dibandingkan WhatsApp yang dilansir awaludinjordan.com dari berbagai sumber, Kamis (5/5).
1. Gratis selamanya.

 photo Telegram_zpswcousktt.jpg

Telegram adalah aplikasi gratis dan akan terus gratis, tidak akan pernah ada iklan atau biaya lain untuk selamanya. Dulu WhatsApp sempat memberlakukan biaya per tahun, hingga akhirnya WhatsApp benar-benar gratis.

2. Telegram mengirim pesan lebih cepat.

 photo Telegram kirim pesan lebih cepat_zpseaunfne7.jpg

Banyak pengguna yang merasakan jika mengirim pesan via Telegram lebih cepat dibandingkan WhatsApp karena Telegram berbasis cloud. Kamu juga tak perlu khawatir Telegram mengambil ruangan penyimpanan di smartphonemu. Dengan basis cloud dan pilihan manajemen cache, Telegram dapat mengambil hampir nol ruang pada smartphonemu.

3. Telegram lebih ringan dijalankan.
Ukuran aplikasi yang lebih kecil membuat telegram lebih mudah dijalankan. Telegram versi 3.8.1 pada iPhone yang dikeluarkan pada 28 April 2016 memiliki ukuran 33.1 MB. Sedangkan WhatsApp versi 2.16.2 pada iPhone yang dikeluarkan pada 13 April 2016 memiliki ukuran aplikasi 74.5 MB.

4. Telegram dapat diakses pada berbagai perangkat secara bersamaan.

 photo Telegram bisa dijalankan di Platform apapun_zpswemxhq7v.jpg

WhatsApp maupun Telegram dapat diakses pada PC atau laptop. Yanga membedakan, menggunakan WhatsApp di PC mengharuskan aplikasi WhatsApp di smartphone tetap aktif. Sedangkan Telegram yang merupakan aplikasi messenger berbasis cloud mempunyai proses sinkronisasi yang mulus. Apabila pengguna sedang menggunakan komputer atau laptop, aplikasi Telegram pada telepon genggam tak perlu aktif sehingga lebih menghemat baterai.

5. Berbagi file dengan ukuran lebih besar.
Telegram lebih dulu memberikan fitur berbagai file. Sementara WhatsApp baru-baru ini ada fitur berkitim file PDF. tak hanya mengirim pesan, foto, dan video, telegram memberikan fitur berkirim file lebih bervariasi, mulai dari doc, zip, mp3, dll. Telegram juga mengizinkan berbagi foto, video, file (doc, zip, mp3, dan lain-lain) dengan ukuran maksimum 1.5 GB per file. Jauh lebih besar dibandingkan WhaWhatsapp yang hanya memberikan ukuran amaksimum 16 MB.

6. Grup yang lebih banyak menampung.
Grup WhatsApp hanya menampung maksimal 256, sudah meningkat dari seblumnya hanya 100 orang. Sementara pada situsnya, Telegram menyebutkan jika grup Telegram bisa menampung anggota grup hingga 5.000 orang. Wow!

7. Fitur Channel pada Telegram.
Proses penyiaran (broadcasting) dilakukan dengan benar menggunakan Channel. Channel dapat menampung jumlah anggota tak terbatas. Whatsapp tidak memiliki fitur untuk menangani penyiaran/broadcasting seperti Telegram.

8. Telegram punya fitur Bot.
Fitur Bot adalah akun yang dijalankan oleh aplikasi (bukan) orang. Bot ini dilengkapi fitur AL (Artificial Intellegence–kecerdasan buatan). Bot dapat melakukan apa saja seperti game, broadcasting dan apa saja aktivitas di internet.

9. Lebih interaktif.

 photo Sticker di Telegram_zps1bhx7czy.jpg

Telegram membuat grup chat lebih hidup dengan fitur Reply, Mentions, Hashtags, dan Forwards. Tak hanya itu, pengguna Telegram jika bisa membuat stiker sendiri.

10. Telegram lebih aman.
Untuk penggunaan biasa, Telegram lebih aman dibandingkan dengan Whatsapp. Telegram juga memiliki fitur secret chat yang jauh lebih aman.

Nah, setelah tahu 10 kelebihan itu, apakah kamu tertarik menggunakan Telegram?

 

 

Transit Elevated Bus (TEB) di China

Transit Elevated Bus (TEB) Tampak Depan

Perusahaan di China akhirnya mewujudkan bus antimacet. Sebelumnya pada Mei lalu, perusahaan sarana transportasi publik bernama Transit Elevated Bus (TEB) memperkenalkan purwarupa ‘bus mengangkang’.

Bus unik itu dihadirkan untuk mengatasi masalah kemacetan di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Dikutip dari The Verge, Rabu 3 Agutus 2016, menurut laporan dariXinhua News, TEB pada Selasa kemarin telah menguji coba (test drive) bus mengangkang itu di timur laut Qinhuangdao, Provinsi Hebei.

Dalam wujud nyatanya, bus menangkang itu hadir dengan interior sepanjang 21 kaki, lebarnya 7,6 meter dan tinggi 4,87 meter. Untuk kolong bus, yang bisa mengangkangi mobil-mobil saat macet, tingginya mencapai 2,1 meter. Praktis bus itu nantinya bisa melalui kemacetan mobil sedan dan sejenisnya. Bus mengangkang tersebut bisa mengangkut 300 penumpang.

 photo Uji Coba Transit Elevated Bus TEB di China_zps6rwzismk.jpg

Riwayat bus menangkang itu sudah dimulai dibuat sejak enam tahun lalu dan kemudian purwarupanya baru ditampilkan dalam International Hight-Tech Expo ke-19 di Beijing pada Mei lalu.

 photo Suasana di dalam Transit Elevated Bus TEB_zpsooixdzce.jpg

 photo Warga yang mencoba Transit Elevated Bus TEB_zpsycn54xfv.jpg

Perancang bus menangkang itu, Song Youzhou mengatakan purwarupa bus telah dikontruksi. Empat kota yaitu Nanyang, Qinhuangdao, Shenyang, Tianjin dan Zhoukou, telah menandatangani kontrak dengan TEC Technology Development Company untuk proyek percontohan.

 photo Transit Elevated Bus TEB Tampak Samping_zps7ukuu8r7.jpg

 

Liputan Uji Coba Transit Elevated Bus (TEB) di China dalam Video

Mesin ini dapat menyetrika dan melipat baju

 photo Mesin lipat baju FoldiMate_zpstqklwgpu.jpg

Kabar gembira bagi mereka yang cukup jera dengan tugas menyeterika dan melipat baju. Baru-baru ini sebuah perusahaan start up di kota San Fracisco, negara bagian California, menciptakan perangkat yang dapat meringankan tugas tersebut.

Tapi simak baik-baik. Walaupun terdengar menyenangkan, perangkat ini rencananya dijual dengan harga fantastis yakni US$850 sekitar Rp 11,4 juta.

Perusahaan FoldiMate menyebut produk mereka sebagai ‘sahabat Anda dalam melipat pakaian’. Alat ini menggunakan sabuk berjalan, beberapa lengan robot, dan nampan yang bisa diatur untuk mendorong keluar pakaian yang sudah siap dan terlipat.

Dikutip dari Daily Mail pada Sabtu (4/6/2016), situs web perusahaan menuliskan, “FoldiMate adalah mesin pelipat pakaian secara robotik, dan ia hanya mengetahui cara melipat bak seorang pakar. Setiap saat.”

“FoldiMate Family, pelipat pakaian secara robotik yang dibidik untuk pasar rumahan. Akan segara menjadi perangkat wajib di setiap rumah tangga seluruh dunia.”

Dengan ukuran perangkat setinggi 81 cm dan lebar 71 cm, alat ini disebut-sebut cukup ringkas untuk berada di dalam ruang cuci dan dapat dengan mudah dipindahkan ke ruang lain. Beratnya pun hanya 29,5 kg.

Alat ini dirancang untuk ditaruh di atas mesin cuci, mesin pengering, atau meja yang kokoh. Perusahaan ini menawarkan aksesori berupa meja beroda supaya perangkat ini bisa dibawa-bawa ke tempat biasanya pengguna melipat pakaian.

Pengguna cukup menjepit pakaian yang baru saja selesai dicuci pada rak yang menjadi bagian mesin dan terletak di luarnya. Kemudian menekan sejumlah tombol untuk menentukan jenis pakaian, entah celana atau baju.

FoldiMate dapat mendeteksi ukuran pakaian, ketebalan bahan, atau panjang lengannya. Alat ini kemudian menyesuaikan diri berdasarkan informasi tersebut.

Selain melipat, alat ini menyeterika baju dengan cara mengurangi lecek pada pakaian karena memiliki mesin uap sendiri.

Perusahaan FoldiMate mengaku hanya perlu sekitar 10 detik untuk melipat baju. Perlu tambahan 20 hingga 30 detik untuk menghilangkan kusut pada pakaian.

Rak yang ada bisa memegang antara 15 hingga 20 potong pakaian, tapi tidak bisa menangani semua yang ada dalam keranjang cucian. Maksudnya, pengguna masih harus melipat sendiri handuk, pakaian dalam, dan kaos kaki.

Mesin ini sebenarnya telah ada secara komersial sejak 2014, tapi perusahaan berusaha membuat versi yang lebih ramah bagi keluarga dan diperkirakan memasuki pasar pada 2017.

FoldiMate sudah menerima pesanan melalui situs web mereka. Harga alat berkisar antara US$700 hingga US$850 (antara Rp 9,4 dan Rp 11,4 juta). Namun demikian, perusahaan menawarkan diskon 10 persen bagi peminat yang membayar uang muka setidaknya US$10 (Rp 134 ribu).

“Kami mengembangkan cara robotik yang dipatenkan untuk melipat pakaian, sehingga mengurangi sepertiga ukuran mesin dengan harga sasaran yang tetap terjangkau oleh pengguna biasa dan bisnis, kurang dari seperlima harga langsung dari pesaing,” demikian sesumbar FoldiMate.  

Ayo intip cara kerja mesin ini ketika sedang melipat pakaian dalam video berikut ini:

5 Cara Menghemat Kuota Internet di Smartphone

 photo Smart Phone_zpsc56bh4dv.jpg

Seiring makin banyaknya komunikasi yang dilakukan menggunakansmartphone, kebutuhan paket data atau kuota internet pun semakin besar. Tapi perhatikan, jangan sampai kebutuhan tersebut justru membuat kantong Anda malah bobol.

Saat ini, pengguna bisa memilih antara paket internet unlimited atau berdasarkan kuota. Keduanya sama-sama punya batas wajar pemakaian.

Bedanya hanyalah pada paket unlimited, pengguna tetap bisa mengakses internet meski kecepatannya menjadi berkurang. Sedangkan pada paket kuota, koneksi internet bisa langsung putus.

Ada juga paket internet unlimited, tanpa fair usage policy (FUP), yang mengizinkan pengguna mengakses paket data tanpa harus khawatir kehabisan kuota. Meskipun begitu, harga yang ditawarkan biasanya sangat tinggi.

Artinya, apapun paket yang digunakan, Anda tetap harus menghemat agar koneksi ke internet tetap lancar dan tidak menggerus isi dompet. Alternatif yang paling utama dalam hal ini, tentu saja mencari atau menghubungkan ponsel ke WiFi setiap kali sedang berada di tempat yang menyediakan WiFi gratis.

Selain WiFi, berikut ini beberapa tips yang dirangkum KompasTekno, Selasa (5/7/2016) agar konsumsi data tidak boros.

1. Awasi penggunaan data

Sebelum menghemat penggunaan data, ada baiknya pengguna mengenali tipe-tipe konsumsi datanya. Apakah lebih sering habis karena media sosial, browsing, bermain game, menonton video online, atau justru karena digunakan mengunduh aplikasi.

Pengguna bisa dengan mudah mengenali hal tersebut melalui menu di masing-masing ponsel, baik sistem operasi Android, iOS, atau Windows Phone.

Menu ini biasanya ada dalam bagian pengaturan. Ketika dibuka akan menunjukkan berapa banyak data yang telah digunakan dan aplikasi apa saja yang menggunakannya.

 photo Data Counter_zpsyk3rwe59.jpgSelain menggunakan aplikasi bawaan, ada juga aplikasi buatan pihak ketiga yang bisa dipakai menghitung konsumsi data. Misalnya, pengguna Android bisa mencoba aplikasi bernama Onavo Count untuk melacak penggunaan data.

Setelah mengetahui aplikasi apa saja yang banyak menggunakan data, tentu pengguna lebih mudah mengatur kapan menjalankan aplikasi tersebut. Misalnya, hanya membuka Path ketika terhubung dengan WiFi atau pada jam-jam tertentu ketika operator layanan komunikasi sedang memberikan bonus kuota internet.

2. Matikan update otomatis

Update otomatis membuat pengguna selalu bisa mendapatkan aplikasi terbaru tanpa harus repot. Tapi bila tak terkendali, fitur ini malah jadi jebakan yang bisa membabat habis kuota data.

Bayangkan, bila Anda sedang menggunakan layanan data dari koneksi mobile lalu tanpa disadari ada sejumlah aplikasi yang otomatis diperbarui.

Satu aplikasi tersebut katakanlah berukuran 30 MB. Ketika pemutakhiran otomatis terjadi pada lima aplikasi dengan ukuran serupa saja sudah 150 MB yang hilang dari kuota data.

Sebaiknya pengguna mematikan saja fitur ini, dan memilih opsi melakukan pembaruan aplikasi secara manual atau otomatis hanya saat terkoneksi dengan WiFi. Tujuannya agar aplikasi, misalnya Google Play Store tidak otomatis mengunduh pembaruan menggunakan koneksi seluler.

3. Minimalkan download aplikasi

Kurangi mengunduh aplikasi melalui koneksi seluler. Ukuran file sebuah aplikasi sebenarnya bervariasi, tidak seluruhnya berukuran besar. Namun bila Anda termasuk yang suka bermain game, perhatikanlah ukuran file yang diunduh.

Seringkali game dengan tampilan grafis tiga dimensi memiliki file berukuran besar. Misalnya, Contract Killer keluaran Glu Mobile, yang berukuran sekitar 295 MB.

Kadangkala, setelah dipasang pun masih ada data-data pendukung lain yang mesti diunduh oleh game jenis ini. Ketika ditotal, data yang diunduh pun bisa hampir mencapai 1 GB. Jumlah sebesar ini tentu saja akan memakan banyak kuota data, apalagi jika sering dilakukan.

Bila harus mengunduh game seperti ini, sebaiknya mencari koneksi WiFi gratis atau lakukan saat Anda berada di lokasi-lokasi tertentu yang memang menawarkan WiFi. Alternatif lain untuk menghemat, cobalah untuk mengunduh aplikasi tersebut saat operator yang digunakan memberikan bonus kuota.

Aplikasi lain, seperti Facebook, Instagram atau Path, biasanya berukuran kecil ketika pertama kali diunduh. Namun konsumsi datanya bisa membesar saat digunakan. Path, misalnya bisa mengkonsumsi ratusan megabyte kuota data untuk menampilkan linimasanya yang berjejal dengan foto.

Bila masalah terbesar dalam kuota data Anda adalah soal aplikasi jejaring sosial seperti ini, cobalah mengatur waktu penggunaan aplikasi tersebut. Misalnya dengan mengurangi unggahan foto, mengurangi refresh linimasa aplikasi hingga hanya membukanya saat terhubung dengan WiFi.

4. Pintar menonton video online

Menonton video di YouTube ketika sedang di perjalanan memang menyenangkan, tapi jangan kaget bila ini membuat kuota data cepat habis. Streaming video adalah salah satu layanan yang membutuhkan data dalam jumlah besar.

 photo Nonton Video Online di Youtube_zpsuwp5x5mb.jpg

Bila ingin menghemat kuota data Anda, sebaiknya hindari menonton streaming video menggunakan koneksi seluler. Alternatif lain, menonton streaming atau mengunduh video yang diinginkan ketika terhubung ke WiFi gratis.

Jika memang harus menonton via koneksi seluler, dapat diakali dengan menurunkan kualitas video. Biasanya pada YouTube terdapat pilihan antara 270p hingga 1080p. Semakin rendah kualitasnya, ukuran data yang dibutuhkan per detik pun semakin kecil.

Alternatif lain, YouTube punya fitur baru yang bikin penggunanya bisa menonton video offline. Nah, dengan memanfaatkan fitur ini, Anda bisa mengunduh video YouTube yang diinginkan saat ada koneksi WiFi, lalu menontonnya di waktu lain.

Tapi perlu dicatat bahwa tidak semua video bisa diunduh ke dalam versi offline.

5. Kompresi data di browser

Sejumlah peramban atau browser memiliki fitur bawaan yang otomatis memampatkan data. Fitur ini sangat berguna untuk mereka yang sering menjelajah internet menggunakan ponsel.

Peramban yang memiliki fitur ini, antara lain adalah Chrome dan Opera Mini. Keduanya menggunakan server mereka sendiri untuk mengompres data situs yang dikunjungi pengguna, lalu mengirimkannya dalam bentuk data yang sudah diperkecil.

 photo Data Compress_zpsbpc8rlln.jpg

 

Sumber : Kompas

Google Doodle pun Ikut Rayakan Mudik

 photo Google Doodle Mudik 2016_zpsfm5phzwz.png

Tradisi mudik jadi hal mutlak yang tak bisa dipisahkan dari masyarakat Indonesia. Puluhan juta manusia berbondong-bondong pulang kampung demi merayakan hari raya dengan sanak saudaranya. Google pun tak mau ketinggalan ikut merayakannya.

Partisipasi tersebut ditonjolkan melalui tampilan Google Doodle yang diumbarnya di tampilan mesin pencariannya. Di gambar ikonik Google tersebut, menggambarkan aktivitas pemudik yang ingin pulang ke kampung halamannya.

Namun pemudik yang diangkat oleh Google di Doodle kali ini adalah pemudik yang menggunakan sepeda motor dan yang mengandalkan moda transportasi bus. Terlihat seorang pemudik yang mengendarai sepeda motor tengah membawa-bawa bungkusan kotak di bagian belakang kendaraannya. Sementara yang lainnya memanggul bungkusan kotak tersebut untuk dibawa menggunakan bus.

Meski begitu bukan berarti pemudik yang menggunakan moda transpotasi lainnya tak dihitung. Semua pemudik, baik yang pakai mobil pribadi maupun kereta api dan yang lainnya, mendapat ucapan dari Google Doodle mudik.

Google Doodle mudik diumbar sehari yang lalu (4/7/2016), dalam deskripsinya Google meyampaikan bahwa di akhir Ramadhan jalanan di Indonesia yang menuju daerah mengalami kesibukan gila-gilaan. Pasalnya di waktu tersebut, jalanan dipenuhi oleh arus pemudik yang jumlah mencapai puluhan juta orang.

Doodle mudik juga merupakan persembahan dari Google bagi pemudik yang berhasil melewati perjalanan panjang untuk sampai ke kampung halamannya. Tapi lebih dari itu Google lewat Doodle mudik berharap agar semua pemudik bisa selamat sampai tujuan.

Save travels to all this year!,” pungkas Google kepada para pemudik.

Wujud Laptop Pertama Xiaomi Terungkap

Para pecinta Xiaomi di seluruh dunia tentu akan gembira dengan kabar yang satu ini. Laptop pertama Xiaomi mulai terlihat wujudnya di internet baru-baru ini dan kami yakin kalian akan menyukainya.

Xiaomi-laptop-notebook

 

Laptop pertama Xiaomi – Mirip seperti Apple MacBook

Xiaomi adalah perusahaan teknologi asal China yang sangat terkenal di seluruh dunia. Xiaomi dikenal sebagai produsen smartphone berkualitas dengan harga terjangkau yang mampu bersaing dengan berbagai smartphone dari merek-merek papan atas. Beberapa smartphone andalan terbarunya adalah Xiaomi Redmi 3, Redmi Note 3, Mi 5, dan Mi Max. Selain smartphone, produsen ini juga mengembangkan usahanya ke berbagai bidang teknologi lainnya. Dua produk terbarunya yang kalian pasti telah ketahui adalah Xiaomi Mi Drone dan Xiaomi QiCycle.

Kali ini, beredar kabar bahwa Xiaomi akan segera meluncurkan laptop pertamanya pada musim panas ini. Sebenarnya, kabar terkait laptop pertama Xiaomi telah muncul pada tahun lalu dan laptop tersebut rencananya akan diperkenalkan pada semester pertama 2016. Namun, karena terkendala beberapa hal, Xiaomi memutuskan untuk menunda produksi laptop pertamanya. Pada awal semester kedua ini, beredar foto wujud laptop Xiaomi seperti yang dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

 photo xiaomi-notebook_zpskzmq47ks.jpg

Bila kalian perhatikan, laptop Xiaomi tersebut terlihat sangat mirip dengan Apple MacBook. Laptop tersebut tampil elegan dengan bodi logam berwarna silver dengan logo Xiaomi pada bagian atasnya. Laptop tersebut kabarnya dibekali dengan spesifikasi tangguh namun dengan harga yang terjangkau. Menurut informasi, laptop Xiaomi akan hadir dengan tiga pilihan ukuran layar yaitu 12,5 inci, 13,3 inci, dan 15,6 inci. Laptop dengan layar paling kecil tampaknya akan hadir terlebih dahulu. Sistem operasi yang dijalankannya adalah Windows 10. Sayangnya, spesifikasi lainnya masih belum diketahui hingga saat ini.

Laptop pertama Xiaomi – Waktu peluncuran

Laptop ini ditujukan untuk kalangan muda seperti pelajar dan mahasiswa. Nah, setelah kalian melihat gambar di atas, kalian sudah tak sabar ingin mengetahui kapan laptop tersebut akan diperkenalkan. Menurut informasi, laptop Xiaomi ini akan meluncur pada bulan Juli 2016 dan mulai tersedia sebelum September 2016. Harganya masih belum diketahui namun dipastikan tidak akan terlalu mahal. Kita perlu menunggu pernyataan lebih lanjut dari Xiaomi pada hari-hari mendatang.