Kandungan Gula Pada Minuman Kemasan Yang Kita Minum

Gula merupakan salah satu sumber energi yang dibutuhkan untuk tubuh agar tetap mampu beraktivitas. Tanpa gula kita akan kehilang kalori dan membuat tubuh menjadi lemas. Namun terkadang dalam pemenuhan kebutuhannya kita tak tahu seberapa banyak asupan gula yang dibutuhkan untuk tubuh. Sehingga jika kita terlalu berlebih dalam mengkonsumsi gula maka berakibat buruk bagi tubuh dan bisa mendatangkan penyakit seperti diabetes, penyumbatan saluran darah atau penyakit jantung.
Beberapa foto berikut ini mungkin bisa anda membuat anda berpikir 2 kali sebelum meminum minuman bdalam kemasan atau botol. Selengkapnya silahkan anda simak ulasan berikut ini :

 

Foto Pertama
Foto pertama bersumber dari sebuah sekolah di Solon, OH, Amerika Serikat. Di salah satu dinding sekolah tersebut terpasang sebuah papan dengan berisikan berbagai minuman kemasan, lengkap dengan kadar gulanya. Pihak sekolah tersebut berupaya meminimalisir mengonsumsi gula berlebih dari minuman kemasan terhadap para siswanya. Papan biru berisikan beberapa merek minuman kemasan itu, di bawahnya terdapat kadar gula yang sudah dipisahkan. Mengejutkan, dari minuman berkemasan kaleng hingga botol plastik dan kertas, memiliki kandungan gula yang sangat banyak, bahkan kadar gula tersebut tak terlintas di benak seseorang sebelumnya.
foto-kandungan-gula-dalam-kemasan
Foto Kedua
Sumber lainnya yang dilansir dari blog kabar76 juga mendapatkan jika minuman kemasan yang beredar di pasaran Indonesia juga ternyata kandungan gulanya sungguh di luar dugaan kita. Dalam foto berikut ini di gambarkan satu bongkah gula pasir setara dengan 4.5 gram gula pasir. Jika 1 sendok makan gula pasir setara dengan 15 gram. Maka 3 bongkah gula pasir setara dengan 1 sendok makan gula pasir. Sungguh menakjubkan bukan?

 photo foto kandungan gula dalam kemasan2_zps8ovdawdt.jpg

 

Foto Ketiga

Selain itu PalingMales.com juga mendapati foto yang bersumber dari media somosnewyork.org. Foto berikut ini menggambar kandungan gula dalam minuman resto cepat saji terkemuka. Perhitungannya juga hampir sama dengan foto yang kedua yakni Jika kita ambil foto sample minuman paling tengah yakni 49 gram gula setara 16 bongkah gula pasir, maka setiap 3 bongkah gula pasir setara dengan satu sendok makan. Silahkan anda kalikan saja dengan jumlah berapa sendok gula pasir dalam satu kotak minuman kemasan di bawah ini.

 photo kandungan gula dalam minuman kemasan cepat saji_zpsyje2i7e2.jpg

Anda boleh percaya boleh tidak dengan ulasan kami diatas, namun tujuan yang ingin kami bagi disini ialah untuk mengingatkan supaya jangan berlebihan dalam mengkonsumsi minuman kemasan diatas. Karena sesuatu yang berlebihan terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan akan minuman, pastinya tidak baik kesehatan anda. Semoga kita menjadi lebih bijak dalam memilih minuman yang akan kita konsumsi. Mulai sekarang, Masihkan Anda Ingin Meminumnya?

Pria Ini Meminum Sepuluh Kaleng Minuman Bersoda Sehari, Lihat Efeknya Setelah Sebulan

pria-minum-minuman-soda-selama-1-bulan

Adakah di antara kita yang sangat menyukai minuman bersoda?

Kalau kalian masih sering mengonsumsi soda dan minuman dengan kadar gula yang tinggi mendingan pikir-pikir lagi deh.

Banyak kejadian yang masih sering menjadi bahan pembicaraan tentang bahaya konsumsi gula berlebihan.

Semua ini mengerucut pada seringnya kritik untuk merek seperti Coca-Cola dan Pepsi yang memainkan peran dalm perkembangan hidup yang tidak sehat.

Saking seringnya, kritik ini tidak didukung oleh tindakan nyata.

Hari ini, jenis minuman bersoda masih diproduksi, bahkan lebih banyak jika ada tanda-tanda pertumbuhan permintaan pasar yang kuat.

Melansir brightside, George Prior memutuskan untuk memulai kampanye terhadap konsumsi gula berlebihan.

Pria yang berasal dari Los Angeles, Amerika, ini melakukan sebuah percobaan yang menunjukkan bahwa gula dan segala sesuatu yang manis memiliki pengaruh yang kuat bagi tubuh kita.

Eksperimen George adalah meminum sepuluh kaleng minuman bersoda setiap hari selama satu bulan penuh.

 photo Kaleng Coca cola_zpskxxuwfxr.jpg

Hasilnya sangat drastis!

Berat badan George benar-benar meroket alias melambung drastis.

 photo Timbangan 168 kg_zpsegmalrpo.jpg

 photo Timbangan 176 kg_zpslwjzznbc.jpg

 photo Timbangan 1875 kg_zpsf6dqltog.jpg

 photo Timbangan 190 Kg_zps71bliwq1.jpg

Berat badan George yang semula 168 pound atau 76 kilogram naik menjadi 190 pound atau 86 kilogram.

Pada akhir bulan, inilah yang terlihat pada sosok George.

 photo Sebelum dan sesudah minum Coca Cola_zpsgnytmgnu.jpg

”Saya ingin mengingatkan semua orang tentang berapa banyak gula yang mereka minum setiap hari, dan apa dampaknya yang berbahaya terhadap kesehatan mereka, ” kata George.

Untuk informasi, simak jumlah gula, yang diukur dalam kubus, di setiap minuman ringan yang berbeda.

 photo Kandungan Gula pada Orange Juice_zpscgs7gqby.jpg

 photo Kandungan Gula pada Strawberry Yogurt_zpsoqgoo0e2.jpg

 photo Kandungan Gula pada Cocoa_zpslpsiigdl.jpg

 photo Kandungan Gula pada Coca Cola_zpsxedtqkon.jpg

So, masih berniat melanjutkan kebiasaan buruk ini?

 photo George dgn kaleng coca cola_zpsjlbs6thb.jpg

Penemuan Terbaru Mengenai Kanker Hati ! Jangan Tidur Terlalu Malam !

Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (SGOT, SGPT)*, tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm !!

Selama ini hampir semua orang sangat tergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index). Mereka menganggap bila pemeriksaan hasil index yang normal berarti semua OK. Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter spesialis.

Benar-benar mengejutkan! Para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar.Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan. Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.

Saat ini ada pasien dokter Hsu yang mengeluh bahwa selama satu bulan terakhir sering mengalami sakit perut dan berat badannya turun sangat banyak. Setelah dilakukan pemeriksaan supersound baru diketemukan adanya kanker hati yang sangat besar, hampir 80% dari livernya (hati) sudah termakan habis.

Pasien sangat terperanjat, “Bagaimana mungkin? Tahun lalu baru melakukan medical check-up dan hasilnya semua normal. Bagaimana mungkin hanya dalam waktu 1 tahun yang relative singkat dapat tumbuh kanker hati yang demikian besar?”

Ternyata check-up yang dilakukan hanya memeriksa fungsi hati. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan “normal“. Pemeriksaan fungsi hati adalah salah satu item pemeriksaan hati yang paling dikenal oleh masyarakat. Tetapi item ini pula yang paling banyak disalahpahami oleh masyarakat kita (Taiwan karena penulis berdomisili disana, tetapi juga termasuk masyarakat Indonesia salah memahami).

 photo kanker-hati_zpsakoivdot.png

Pada umumnya orang beranggapan bahwa bila hasil index pemeriksaan fungsi hati menunjukkan angka normal berarti tidak ada masalah dengan hati. Tetapi pandangan ini mengakibatkan munculnya kisah-kisah sedih karena hilangnya kesempatan mendeteksi kanker sejak stadium awal.

Dokter Hsu mengatakan, SGOT dan SGPT adalah enzim yang paling banyak ditemui di dalam sel-sel hati. Bila terjadi radang hati atau karena satu atau sebab lain sehingga sel-sel hati mati, maka SGOT dan SGPT akan lari ke luar. Hal ini menyebabkan kandungan SGOT dan SGPT di dalam darah meningkat.

Tetapi tidak adanya peningkatan angka SGOT dan SGPT bukan berarti tidak terjadi pengerasan hati atau tidak adanya kanker hati. Bagi banyak para penderita radang hati, meski kondisi radang hati mereka telah berhenti, tetapi di dalam hati (liver) mereka telah terbentuk serat-serat dan pengerasan hati. Dengan terbentuknya pengerasan hati, maka akan mudah sekali untuk timbul kanker hati. Selain itu, pada stadium awal kanker hati, index hati juga tidak akan mengalami kenaikan. Karena pada masa-masa pertumbuhan kanker, hanya sel-sel di sekitarnya yang diserang sehingga rusak dan mati. Karena kerusakan ini hanya secara skala kecil maka angka SGOT dan SGPT mungkin masih dalam batas normal. Katakanlah naik pun tidak akan terjadi kenaikan tinggi. Tetapi oleh karena banyak orang yang tidak mengerti akan hal ini sehingga berakibat terjadilah banyak kisah sedih.

Penyebab utama kerusakan hati adalah :
  1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama.
  2. Tidak buang air besar pada pagi hari.
  3. Pola makan yang terlalu berlebihan
    Daging panggang, sate, dan gorengan/minyak goreng yang tidak sehat. Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng untuk menggoreng makanan, hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil.
    Masakan yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan..
  4. Tidak makan pagi.
  5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan atau bahkan Narkoba.
  6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan (penyedap rasa), zat pewarna, pemanis buatan.
  7. Mengkonsumsi masakan mentah atau dimasak ½ matang.
  8. Merokok atau menjadi perokok pasif.
Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makan sehari-hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan “jadwalnya “.

Sebab :

  • Malam hari pk 21.00 – 23.00
    Waktu untuk pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun (de-toxin) di bagian system antibody (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik (lebih baik lagi bila sudah tidur). Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negative untuk kesehatan.
  • Malam hari pk 23.00 – dini hari 01.00
    Waktu pada saat proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.
  • Dini hari 01.00 – 03.00
    Waktu untuk memproses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur pulas.
  • Dini hari 03.00 – 05.00
    Waktu untuk de-toxin di bagian paru-paru, sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernapasan, maka tidak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.. Bagi perokok pembersihan berlangsung dengan tidak sempurna.
  • Pagi pk 05.00 – 07.00
    Waktu untuk de-toxin di bagian usus besar, harus buang air besar.
  • Pagi pk 07.00 – 09.00
    Waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pukul 06.30. Makan pagi sebelum pukul 07.30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap mengubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pukul 9-10 daripada tidak makan sama sekali.

Kesimpulan:

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat yang tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itulah, Tidurlah Nyenyak dan Jangan Begadang.

Semoga Bermanfaat

 

Salah satu suplemen yang menjaga Kesehatan Hati / Liver adalah WheatGrass Alfafla Q10, yang berfungsi mendetoks racun dalam tubuh melalui organ Hati / Liver.

 

Agar Tulang Kuat, Bukan Hanya Kalsium yang Dibutuhkan Tubuh

Agar Tulamg kuat bukan hanya kalsium yang dibutuhkan tubuh

Memiliki tulang sehat dan kuat sering dikaitkan dengan kandungan kalsium yang ada di tubuh. Padahal untuk memiliki tulang kuat, yang dibutuhkan bukan hanya kalsium.

Nutrisionis terkemuka, Emilia E. Achmadi, MS, RD, mengatakan memang kalsium adalah sumber utama kepadatan dan kekuatan tulang. Namun dari komposisinya, tulang tidak hanya diisi oleh kalsium.

Dikatakan Emilia, tulang terdiri dari 70 persen kalsium, 20 persen air dan 10 persen mineral lain seperti kolagen dan vitamin. Ia mengibaratkan tulang seperti bangunan rumah dan kalsium adalah batu bata yang menjadi tembok penyangga.

“Batu bata kalau hanya ditumpuk-tumpuk saja kan kena angin atau tersenggol bisa jatuh. Sama kayak tulang. Kalau hanya kalsium tanpa kolagen, air dan vitamin, cedera sedikit bisa tetap patah,” tutur Emilia di Jakarta Selatan, Selasa (19/7/2016).

Dijelaskan Emilia, kebutuhan konsumsi kalsium rata-rata orang dewasa mencapai 1.000 mg per hari. Kalsium dapat diperoleh dari makanan, terutama sayuran hijau,kacang-kacangan dan susu.

Kekurangan kalsium juga bisa ditanggulangi dengan pemberian suplemen. Hal ini dilakukan untuk memastikan tulang memiliki kepadatan ideal sehingga tidak mudah rapuh dan keropos di usia.

Nah, Emilia mengatakan cara terbaik untuk mencegah tulang keropos dan rapuh di usia tua adalah dengan mencukupi kebutuhan kalsium sejak dini. Jika baru minum susu atau makan suplemen kalsium ketika berusia 50 tahun dan menunjukkan gejala osteoporosis, tentunya dampak yang dirasakan akan lebih besar.

Diberitakan sebelumnya, dr Ade Tobing, SpKO menyebut salah satu cara untuk menghindari osteoporosis adalah dengan berjemur. “Vitamin D paling banyak dari sinar matahari. Jangan takut dengan matahari, terutama di bawah jam 9 pagi dan setelah jam 3 sore,” ungkap dr Ade.

Ia menganjurkan setidaknya 10-15 menit berjemur di bawah matahari dengan melakukan aktivitas fisik lainnya. Apabila kekurangan vitamin D, kalsium yang dikonsumsi seperti susu atau keju hanya akan beredar di darah dan tidak masuk ke tulang.

7 Kebiasaan yang bisa menganggu Kesehatan Ginjal

 photo Orang minum Air putih_zpslrd9ennj.jpg

Ginjal merupakan salah satu organ penting di tubuh. Berbagai faktor risiko bisa menyebabkan penurunan fungsi ginjal, misalnya tekanan darah tinggi atau diabetes yang tidak terkontrol. Namun, tanpa disadari, kebiasaan buruk sehari-hari juga dapat mengganggu kesehatan ginjal.

Berikut 7 kebiasaan yang bisa mengganggu kesehatan ginjal seperti dikutip dari Boldsky.com.

1. Kurang minum
Terkadang seseorang lupa untuk cukup konsumsi air putih, yaitu 2 liter per hari atau sekitar 8 gelas. Kebiasaan buruk ini bisa menebabkan dehidrasi dan mengganggu kesehatan ginjal secara perlahan.

2. Menahan pipis
Jangan biasakan menahan buang air kecil meski sedang berpergian atau terlalu sibuk. Kebiasaan menahan pipis terlalu lama bisa menyebabkan akumulasi bakteri dalam ginjal, kemudian menjadi infeksi yang merusak ginjal.

3. Kelebihan protein
Terlalu banyak konsumsi makanan tinggi protein atau ditambah suplemen protein diduga dapat menningkatkan risiko batu ginjal.

4. Kelebihan garam
Konsumsi garam berlebihan atau makanan asin akan membuat ginjal bekerja lebih keras untuk mengatur keseimbangan elektrolit dalam darah Anda, dalam jangka panjang pada akhirnya dapat menyebabkan kegagalan organ.

5. Minum obat penghilang rasa sakit
Minum obat penghilang rasa sakit secara teratur diduga dapat membatasi aliran darah ke ginjal sehingga menyebabkan kerusakan ginjal secara perlahan. Konsultasikan pada dokter apakah perlu selalu minum obat penghilang rasa sakit.

6. Minum alkohol
Minum alkohol berlebihan bisa menyebabkan penumpukkan asam urat yang pada akhirnya bisa memengaruhi fungsi ginjal. Minum alkohol juga bagian dari gaya hidup tidak sehat yang bisa meningkatkan berbagai risiko penyakit lain.

7. Mengabaikan Infeksi
Jangan mengabaikan infeksi pada tubuh mulai dari infeksi virus flu, tonsilitis, infeksi pada perut, dan sebagainya. Sering mengalami infeksi diduga dapat mempengaruhi fungsi ginjal karena mikroorganisme akan melewati ginjal untuk dihilangkan dari tubuh.

Batasi Konsumsi 9 Makanan Ini Agar Terhindar dari Kanker

Orang diinfusMakanan yang sehari-hari dikonsumsi bisa saja jadi pemicu pertumbuhan sel kanker. Karena itu sebagai pencegahan, batasi konsumsi makanan tertentu.

Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC), bagian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menyebutkan dalam sebuah laporan baru-baru ini bahwa tidak ada bukti kopi bersifat karsinogenik. Namun risiko kanker bisa muncul jika minum kopi atau cairan apapun yang panasnya mencapai lebih dari 65 derajat Celcius.

Memang berbagai penelitian kerap menambahkan dan menghapus jenis makanan dari daftar potensi kanker. Akan tetapi beberapa makanan sudah dikenal karsinogenik. Seperti 9 makanan berpotensi memunculkan kanker yang dirangkum Yahoo India (24/06) berikut ini.

1. Daging olahan

 photo Daging Olahan_zps7hq2bjuc.jpg

Pada tahun 2015, sebuah studi yang dilakukan IARC menempatkan daging olahan dalam kategori 1 substansi penyebab kanker (paling karsinogenik). Menurut studi, konsumsi setiap hari 50 gram daging seperti sosis, ham dan bacon yang melalui proses pengasapan, penggaraman, pengawetan atau ferementasi, bisa meningkatkan risiko kanker usus besar sebesar 18 persen.

Daging olahan mengandung bahan kimia seperti sodium nitrite dan sodium nitrate yang keduanya terkait dengan peningkatan risiko kanker. IARC juga mengklasifikasikan daging merah sebagai kemungkinan karsinogen. Oleh karena itu, disarankan hanya makan daging segar yang tidak diawetkan. Terutama dari hewan yang diberi pakan rumput (grass-fed). Pola makan tinggi buah-buahan, serat dan sayuran merupakan alternatif lebih baik.

2. Microwave popcorn

 photo Micro Wave Popcorn_zpss69iihav.jpg

Popcorn sendiri mungkin tidak terlalu buruk. Namun beberapa kantung tempat microwave popcorn dilapisi asam Perfluorooctanoic (PFOA) guna mencegah minyak merembes ke kertas. Zat kimia buatan manusia itu ketika dipanaskan menyebabkan kemandulan, kanker dan penyakit lainnya pada hewan yang diuji di laboratorium.

Selain itu, perasa mentega dan aroma pada microwave popcorn mengandung zat kimia peningkat aroma yang dikenal sebagai diacetyl, yang dikaitkan dengan penyakit paru-paru. Oleh karena itu, pilihan sehat adalah membeli biji jagung oganik untuk popcorn kemudian membuatnya sendiri secara manual dengan panci atau wajan.

3. Tepung putih dan gula dimurnikan

Tepung putih dimurnikan (refined white flour) sangat umum ditemukan pada sebagian besar roti, kue dan camilan olahan lainnya. Bahan ini memiliki nilai gizi nol dan diputihkan memakai chlorine gas. Kandungan indeksi glikemiknya tinggi yang menyebabkan kenaikan pesat kadar gula darah dan memicu peningkatan resistensi insulin. Hal tersebut dapat membuat kanker tumbuh dan sel kanker menyebar. Sebaiknya pilihlah alternatif sehat seperti tepung gandum utuh, tepung almond, tepung kedelai sebagai gantinya.

Sementara sirup jagung tinggi fruktosa (HFCS) dan jenis gula dimurnikan (refined sugar) lainnya termasuk makanan terbesar penyebab kanker. Glukosa memberi makan tiap sel di tubuh. Sel-sel kanker mengambil gula sebanyak 10-12 kali dari tingkat sel-sel sehat.

Menurut Otto Warburg, pemenang Nobel tahun 1931 di bidang kedokteran, sel kanker diketahui berkembang dalam lingkungan asam dan dengan pH sekitar 6,4, gula cukup tinggi keasamannya. Kelebihan konsumsi gula juga menyebabkan obesitas dan sejumlah besar kasus kanker akibat kelebihan lemak tubuh. Alternatif sehat untuk gula seperti madu, daun stevia dan gula dari kurma.

4. Makanan yang diawetkan dengan garam

Meski garam sangat penting dalam makanan, namun konsumsi makanan tinggi garam bisa meningkatkan risiko kanker perut. Garam diketahui meningkatkan aksi bakteri Helicobacter pylori. Ini bisa menyebabkan peradagangan dan tukak lambung, yang kemudian bisa berkembang jadi kanker lambung.

Makanan yang melalui proses pengasinan juga harus dihindari. Sebab selain tinggi garam, makanan pun biasa diawetkan dengan penggunaan bahan kimia seperti nitrat atau nitrit. Walau zat ini tidak menyebabkan kanker langsung, dalam kondisi tertentu bisa berubah jadi produk turunan disebut senyawa N-nitroso. Seperti nitrosamines dan nitrosamides yang berkaitan dengan peningkatan risiko kanker.

Sebaiknya hindarilah pembelian makanan kemasan. Konsumsi makanan segar dengan sedikit garam. Anda juga bisa mengurangi jumlah garam pada makanan dan memakai rempah-rempah. Misalnya lemon, kapulaga, kayu manis, cabai dan lainnya untuk menambah rasa.

5. Minyak terhidrogenasi

 photo Minyak terhidrogenasi_zpsls7ahxxm.jpg

Diantara makanan paling berbahaya adalah minyak terhidrogenasi. Hidrogenasi merupakan proses menambah hidrogen ke minyak untuk membuatnya lebih kental dan meningkatkan daya tahan. Minyak terhidrogenasi juga dikenal sebagai lemak trans, terkadang dipakai dalam kue, biskuit dan makanan olahan lainnya. Konsumsi lemak trans dikaitkan dengan kanker payudara.

6. Ikan ternak

Salmon ternak diketahui mengandung Polychlorinated Biphenyls (PUB) yang merupakan bahan kimia penyebab kanker. Selain itu, sebagian besar ikan ternak memakai pestisida dan antibiotik yang berpotensi karsinogenik.

7. Minuman soda

 photo Minuman Soda_zpsenetjmem.jpg

Minuman soda berisi gula dan kalori, tanpa adanya nilai nutrisi. Baik minuman soda versi diet juga merugikan bagi kesehatan. Menurut penelitian, minum dua gelas minuman ringan per minggu bisa meningkatkan jumlah insulin yang pankreas produksi. Maka risiko kanker pankreas pun akan meningkat dua kali lipat. Sebagai tambahan, warna karamel pada minuman ringan berasal dari senyawa kimia organik bernama 4-methylimidazole yang diketahui meningkatkan risiko perkembangan kanker.

8. GMO (Genetic Modified Organism)

Makanan rekayasa genetik (GMO) yang dibuat dari tumbuhan atau hewan dengan perubahan DNA, masih jadi perdebatan apakah menyebabkan kanker. Namun sebuah penelitian di Prancis menemukan tikus yang diberi makanan berupa jagung rekayasa genetik mengalami pertumbuhan tumor mammae, kerusakan hati dan ginjal. Sehingga lebih baik menghindari konsumsi makanan GMO dan pilihlah makanan tumbuh alami seperti produk organik.

9. Kentang goreng

 photo Kentang Goreng_zpsrwkwuxim.jpg

Kentang goreng atau French fries memiliki rasa renyah enak. Begitu juga dengan keripik kentang. Ini mungkin karena pemakaian kimia dikenal sebagai acrylamide yang bersifat karsinogenik. Senyawa yang sama juga ditemukan dalam asap rokok.

Acrylamide terbentuk ketika makanan berpati dimasak dalam suhu tinggi. Membuat reaksi kimia terjadi antara gula tertentu dan asam amino (asparagin) dalam makanan. Karena itu sebaiknya hindari kentang goreng yang renyah. Ganti dengan konsumsi camilan sehat seperti buah dan kacang-kacangan. Jika ingin mengonsumsi keripik kentang, carilah dengan pilihan yang dipanggang.

Kebanyakan makan Makanan Kaleng tidak baik untuk Kesehatan, dapat menyebabkan Gangguan Hormon

 photo Makanan Kaleng_zpsedtytsof.jpg

Karena alasan lebih praktis dan cepat, banyak orang memilih untuk mengonsumsi makanan kalengan. Padahal menurut hasil studi, berlebihan dan terlalu sering mengonsumsi makanan kalengan dapat memberikan efek buruk bagi kesehatan.

Ya, studi yang dilakukan oleh peneliti dari Stanford and Johns Hopkins University ini menemukan bahwa konsumsi makanan kalengan terlalu sering dalam jangka waktu lama memengaruhi komponen BPA atau Bisphenol A dalam tubuh.

BPA sendiri merupakan bahan kimia yang sering digunakan untuk membuat plastik di botol air dan lapisan dalam kaleng. Nah, dikatakan bahwa terlalu banyak terpapar bahan ini dapat meningkatkan risiko seseorang terhadap diabetes dan penyakit, dengan mengganggu kinerja hormon dalam tubuh.

Dalam studi ini, dilibatkan setidaknya 7.669 responden selama enam tahun belakangan. Mereka diminta untuk menuliskan pola makan mereka selama 24 jam, serta diberikan tes urine.

“Hasilnya menunjukkan bahwa konsumsi makanan kalengan dalam jumlah yang banyak dan sering meningkatkan kadar BPA dalam urine,” tutur Jennifer Hartle, peneliti dari Stanford Prevention Research Centre, seperti dikutip dari Times of India, Minggu (3/7/2016).

Selain di kaleng, bahan BPA juga dimiliki oleh plastik. Oleh sebab itu, terlalu banyak terpapar plastik juga diduga kuat memengaruhi kesehatan seseorang, terutama ibu hamil. Peneliti Columbia Center for Children’s Environmental Health (CCCEH) dari Mailman School of Public Health menyebutkan risiko obesitas pada anak meningkat di usia 7 tahun, jika ibunya terpapar BPA saat hamil.

Untuk mengurangi paparan BPA, National Institute of Environmental Health Sciences menganjurkan ibu hamil untuk menghindari wadah plastik dengan nomor 3 dan 7. Ibu hamil juga disarankan untuk membatasi konsumsi makanan kaleng. Penting juga untuk memilih wadah kaca, porselen atau yang terbuat dari stainless steel, untuk menempatkan makanan dan minuman panas.

 

Sumber : DetikHealth

Ingin Kulit Tampak Sehat? Tingkatkan Produksi Kolagen dengan Cara Alami

Kulit Sehat

Kulit sehat dan tampak bercahaya umumnya menjadi keinginan sebagian besar orang, terutama kaum hawa. Jika Anda salah satunya, maka cara yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan produksi kolagen.

Kolagen adalah protein yang diproduksi oleh sel-sel untuk membantu ‘menyatukan’ struktur kulit, sehingga kulit tampak lebih muda, lebih sehat dan kencang.

Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen akan mengalami penurunan. Nah, untuk meningkatkan produksi kolagen secara alami, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan, seperti dirangkum dari Mirror, Kamis (16/6/2016):

1. Tingkatkan asupan vitamin C
Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Nutrition menemukan bahwa wanita berusia di atas 40 tahun yang rutin mengonsumsi cukup vitamin C lebih rendah risikonya untuk mengalami keriput, dibandingkan dengan mereka yang jarang mengonsumsi cukup vitamin C.

“Vitamin C sangat penting untuk pembentukan kolagen, tanpa vitamin C maka asam amino tidak dapat membentuk protein. Sumber vitamin C yang baik adalah sayuran berdaun hijau, kecambah, tomat, jeruk dan buah kiwi,” kata ahli gizi Jo Travers.

2. Setop merokok
Menurut konsultan kesehatan kulit Dr Nick Lowe, merokok menciptakan enzim yang disebut matriks metalloproteinase (MMPs) yang merusak kolagen di kulit. Oleh sebab itu, berhenti merokok merupakan langkah penting yang bisa Anda lakukan jika ingin punya kulit yang lebih sehat.

3. Jangan lupa krim tabir surya
Saat banyak beraktivitas di luar ruangan, jangan lupa untuk menggunakan krim tabir surya, minimal dengan SPF 15. Paparan sinar matahari secara berlebihan dan tanpa perlindungan merupakan salah satu hal yang bisa mempercepat hilangnya kolagen. Lowe bahkan menuturkan bahwa sinar UVA dapat menembus jauh ke dalam kulit dan merusak struktur pendukung kolagen di dalamnya.

4. Kurangi makanan dan minuman manis
Penulis ‘The Sugar Detox: Lose Weight, Feel Great and Look Years Younger’, Dr Patricia Farris, mengonsumsi terlalu banyak asupan bergula dapat menyebabkan penuaan dini. Kelebihan gula dalam darah menempel pada lipid, asam nukleat dan protein (terutama kolagen) untuk mempercepat proses penuaan dan menyebabkan kulit keriput.

5. Minum teh hijau
Teh hijau mengandung antioksidan yang disebut katekin yang bermanfaat dalam pembentukan kolagen. Dianjurkan juga untuk mengonsumsi makanan tinggi lutein, seperti bayam.

 

Sumber : Detikcom

 

Ingin Suplemen Collagen yang berkualitas bisa kontak kami di

08121576666 / 0818275777 / BB 2A81982F

www.CollagenHiJinsei.Wordpress.com

Cara Mendeteksi Kanker Usus Besar Lewat Tinja

 photo poop_zpsdv3qsdyj.jpg

Cara Mendeteksi Kanker Usus Besar Lewat Tinja

Mendeteksi kanker secara dini itu penting. Setidaknya ada dua manfaat yang Anda bisa peroleh. Pertama, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya pengecekan yang lebih murah daripada biaya pengobatan. Dan kedua, jika sel kanker telah terdeteksi saat belum berkembang pesat, maka proses penyembuhannya akan lebih mudah dan ampuh. Namun jika hasil deteksi menyatakan Anda bebas kanker, maka Anda cukup menerapkan cara-cara mencegah kanker dalam keseharian. Mudah bukan? Namun sayangnya, banyak orang tidak menyadari hal ini.

Cara mendeteksi kanker yang terbaik memang membutuhkan bantuan dokter dan alat-alat diagnosis kanker canggih. Tapi Anda juga bisa melakukan cara sederhana sebagai langkah awal, yaitu dengan mendeteksi indikator yang terlihat atau terasa, lalu mencocokkannya dengan gejala kanker tertentu. Selanjutnya jika ada tanda atau gejala yang ‘mencurigakan’, Anda bisa mengonsultasikannya ke dokter.

Salah satu tanda yang bisa dijadikan patokan untuk mendeteksi kanker adalah tinja. Dilansir dari Dailymail, sebuah studi menemukan keterkaitan antara perubahan warna dan tekstur tinja dengan indikasi adanya kanker usus besar. Untuk mempermudah deteksi kanker usus besar (kolorektal) lewat tinja, seorang konsultan kanker usus di Inggris bernama Ash Gupta membuat grafik yang mempermudah Anda untuk mengetahui mana tinja yang sehat dan mana yang tidak.

 photo deteksi-kanker-dari-tinja_zpsnqdhng4w.jpg

Berikut penjelasannya:
Gambar pertama (healthy stools) menunjukkan tinja yang berbentuk seperti sosis yang mulus atau sosis dengan permukaan yang retak seperti . Ini menunjukkan usus besar Anda sehat. Jaga selalu makanan Anda agar cukup serat untuk mengurangi risiko kanker.

Gambar kedua menunjukkan tinja berbentuk lembek atau cair sepenuhnya. Bila bentuk ini disertai perubahan kebiasaan buang air besar, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Perubahan kebiasaan buang air besar yang terjadi selama tiga minggu atau lebih mungkin mengindikasikan gejala kanker.

Gambar ketiga menunjukkan tinja bercampur darah atau berwarna hitam pekat. Ini pertanda usus besar Anda tidak sehat. Waspadalah dengan kondisi ini karena kotoran yang bercampur darah berwarna merah pekat atau gelap dapat merupakan pertanda kanker. Sedangkan jika yang menyertai tinja adalah darah segar berwarna merah cerah, kemungkinan disebabkan oleh pendarahan akibat wasir (ambeien) atau hemoroid. Segera berkonsultasi dengan dokter Anda bila mendapati gejala tersebut.

Nah, sekarang Anda sudah memiliki pengetahuan yang cukup untuk mendeteksi kanker usus besar kan? Karena itu, jangan segan untuk mengecek tinja Anda secara berkala demi mencegah kanker dan penyakit usus lainnya. Juga terapkan pola konsumsi penuh serat agar usus selalu sehat. Ketika Anda sudah memulainya, berarti Anda sudah selangkah lebih maju dalam melawan kanker sejak dini.